Masa kehamilan yang diamali oleh wanita tentu saja menjadi tanggung jawab sang suami juga, karena hal tersebut terjadi karena kerjasama kedua-belah pihak. Nah, bagi Anda sang suami, kenali perubahan tubuh dan juga berbagai macam tanda-tanda mau melahirkan yang terjadi pada istri Anda. Simak ulasan selengkapnya berikut ulasannya.

  1. Diare

Jika istri Anda sering bolak-balik ke kamar mandi entah untuk buang air besar atau buang air kecil, hal ini merupakan pertanda bahwa kehamilan sudah memasuki masa akhir. Kejadian ini disebabkan oleh hormon yang diproduksi tubuh untuk memudahkan persalinan sedikit banyaknya juga berpengaruh pada usus untuk bergerak lebih sering.

Pergerakan dari usus ini yang menyebabkan istri Anda sering buang air besar atau bisa juga muntah. Hal ini sangat wajar dialami oleh ibu hamil. Pastikan asupan cairan istri Anda cukup agar terhindar dari dehidrasi. 

  • Sangat Lelah

Kondisi tubuh yang sangat mudah lelah sangat wajar dialami oleh wanita yang hamil tua. Pergerakan bayi di dalam perut dan juga produksi hormon yang berfungsi mempermudah proses kelahiran menjadi salah satu penyebabnya. Biasanya ibu hamil juga akan mengalami kesulitan untuk tidur di malam hari karena sistem pencernaan yang tidak stabil.

  • Kontraksi Kuat dan Teratur

Memasuki trimester ketiga, maka intensitas kontraksi yang dialami istri Anda akan semakin sering dan juga lebih kuat. Bila ibu hamil sudah merasakan kontraksi yang kuat dengan jarak kontraksi yang lebih teratur misal sekitar 30 hingga 70 detik setiap kontraksi dengan rentan waktu antara lima hingga sepuluh menit, akan semakin parah walau sudah berganti posisi tidur.

  • Keputihan Berubah Warna

Ciri ciri mau melahirkan yang sangat kentara terlihat pada wanita hamil tua adalah keluarnya cairan kental dari dalam rahim seperti keputihan namun cenderung berwarnamerah muda, kemerahan atau bahkan coklat. Kondisi ini disebut dengan “bloody show” yang terjadi karena pelepasan lender penyumbat leher rahim selama kehamila.

Peyumbatan oleh lendir ini akan semakin hilang seiring dengan mengembangnya leher rahim menjelang proses kelahiran. Namun jika istri Anda malah mengalami pendarahan berat yang mirip dengan menstruasi, maka Anda wajib menghubungi dokter terdekat karena bisa jadi hal ini merupakan pertanda terjadinya masalah.

  • Pecahnya Air Ketuban

Air ketuban yang pecah merupakan tanda kelahiran yang sudah sangat umum dan pasti diketahui oleh masyarakat luas.  Tidak seperti yang sering ditampilkan di layar kaca, pecah ketuban pada tahap awal hanya berupa tetesan saja dan istri Anda bisa menggunakan pembalut untuk membuat daerah intim tetap kering sembari menuju ruang bersalin.

Namun begitu apabila air ketuban menyembur hingga membuat pakaian dalam sang istri basah kuyup, maka Anda harus secepatnya menghubungi dokter dan membawanya ke rumah sakit terdekat karena kemungkinan besar proses persalinan akan segera terjadi.

Sebagai suami, tentu Anda juga haru mengetahui tanda-tanda mau melahirkan yang dialami oleh istri Anda. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya proses melahirkan yang lebih cepat atau bahkan lebih lambat dari masa perkiraan dokter. Apabila Anda sudah memahaminya, tentu masalah ini akan lebih mudah Anda atasi ketika tiba masanya.

Patrick Ward Prilaku